Latar belakang
Dalam sejarah Islam, perkembangan pemikiran keagamaan mengalami banyak perubahan dan perdebatan. Salah satu bidang yang berkembang pada masa itu adalah ilmu kalam atau ilmu teologi Islam. Muncul berbagai aliran pemikiran yang memiliki cara berbeda dalam memahami ajaran agama, seperti Mu’tazilah, Khawarij, Syiah, dan Ahlussunnah wal Jamaah.
Rumusan masalah
•Siapa Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari?
•agaimana garis keturunan Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari?
•Bagaimana sanad keilmuan Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari?
•Apa kontribusi Imam Al-Asy’ari dalam perkembangan ilmu kalam?
Tujuan penulisan
•Mengetahui biografi Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari.
•Mengetahui garis keturunan Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari.
•Mengetahui sanad keilmuan Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari.
•Mengetahui kontribusi Imam Al-Asy’ari dalam ilmu kalam Islam.
PEMBAHASAN
A.Biografi Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari
Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari memiliki nama lengkap Ali bin Ismail bin Abi Bisyar Ishaq bin Salim bin Ismail bin Abdullah bin Musa bin Bilal bin Abi Burdah bin Abu Musa Al-Asy’ari. Beliau lahir di Kota Basrah, Irak, pada tahun 260 H atau sekitar 873 M dan wafat pada tahun 324 H atau 935 M.
Imam Al-Asy’ari hidup pada masa ketika dunia Islam sedang mengalami perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat pesat. Pada masa itu banyak terjadi perdebatan tentang aqidah dan pemikiran Islam. Karena itulah beliau tumbuh di lingkungan yang sangat dekat dengan diskusi keilmuan.
B. Garis Keturunan Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari
Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari merupakan keturunan dari sahabat Nabi Muhammad Saw., yaitu Abu Musa Al-Asy’ari.
Silsilah beliau adalah: Ali bin Ismail bin Abi Bisyar Ishaq bin Salim bin Ismail bin Abdullah bin Musa bin Bilal bin Abi Burdah bin Abu Musa Al-Asy’ari.
Garis keturunan Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari berasal dari keluarga yang dekat dengan tradisi keilmuan Islam. Hal tersebut juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi semangat beliau dalam menuntut ilmu sejak kecil.
Sanad Keilmuan Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari
Imam Al-Asy’ari memiliki sanad keilmuan yang kuat karena belajar dari banyak ulama besar pada zamannya.
1.Abu Ali Al-Jubba’i
2.Zakariya As-Saji
3.Ulama Sunni dan Ahli Hadis
Sanad keilmuan Imam Al-Asy’ari kemudian diteruskan oleh murid-muridnya seperti:
• Imam Al-Baqillani
• Imam Al-Juwaini
• Imam Al-Ghazali
• Fakhruddin Ar-Razi
Melalui murid-murid tersebut, pemikiran Asy’ariyah berkembang luas ke berbagai wilayah Islam.
Perjalanan Pemikiran Imam Al-Asy’ari
Perjalanan pemikiran Imam Al-Asy’ari bisa dibagi menjadi tiga tahap.
1.Masa Mengikuti Mu’tazilah
2.Masa Keraguan
3.Masa Ahlussunnah wal Jamaah
Peran Imam Al-Asy’ari dalam Ilmu Kalam
•Menjaga Aqidah Sunni
•Menggabungkan Akal dan Wahyu
•Menjadi Dasar Teologi Sunni
•Membantah Pemikiran Ekstrem
Karya-Karya Imam Al-Asy’ari
•Al-Ibanah ‘an Ushul Ad-Diyanah
•Maqalat Al-Islamiyyin
•Al-Luma’
Kesimpulan
Imam Abu Al-Hasan Al-Asy’ari merupakan salah satu tokoh besar dalam sejarah Islam yang sangat berpengaruh dalam perkembangan ilmu kalam dan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah.
Beliau berasal dari keturunan Abu Musa Al-Asy’ari, sahabat Nabi Muhammad Saw. yang terkenal alim dan dekat dengan Rasulullah Saw. Garis keturunan tersebut menunjukkan bahwa Imam Al-Asy’ari berasal dari keluarga yang memiliki tradisi keilmuan Islam yang kuat.
Sumber Daya
•Perpustakaan
•Lab Komputer
•Asisten Guru
•Relawan Orang Tua
Kelompok 2
1.Aminatus sya’diyah
2.Nur Qalby Tuasamu








Tinggalkan Balasan