PONTIANAK – Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie, meluruskan informasi yang beredar terkait proyek Jalan Tol Pontianak-Kijing yang disebut telah dicoret dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menurut Syarif, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah masih terus melakukan pembahasan dan evaluasi terhadap berbagai usulan proyek strategis, termasuk pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pontianak dengan Pelabuhan Kijing.
Ia menegaskan bahwa proyek tersebut tetap menjadi kebutuhan penting bagi Kalimantan Barat karena akan memperkuat konektivitas kawasan, mempercepat distribusi logistik, serta meningkatkan daya saing Pelabuhan Kijing sebagai pelabuhan internasional.
Syarif juga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum memiliki dasar resmi. Ia memastikan pihaknya di DPR RI akan terus memperjuangkan agar pembangunan infrastruktur strategis di Kalimantan Barat mendapat perhatian pemerintah pusat.
Menurutnya, pembangunan jalan tol tersebut memiliki peran besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, menarik investasi, dan memperlancar arus barang maupun jasa. Karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat akan terus dilakukan agar proyek tersebut dapat direalisasikan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Sebelumnya, muncul informasi yang menyebut Jalan Tol Pontianak-Kijing tidak lagi masuk dalam daftar PSN. Namun, Syarif menegaskan bahwa proses pengusulan dan pembahasan masih terus berlangsung sehingga masyarakat diminta menunggu keputusan resmi dari pemerintah.








Tinggalkan Balasan