
Jakarta* – Sidang kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menyita perhatian publik. Enov Puji Wijanarko, Kepala Seksi Penindakan Impor I Direktorat Penindakan dan Penyidikan, blak-blakan mengaku menerima uang Rp1 miliar dan satu unit mobil Mazda CX-5 dari pimpinan perusahaan logistik Blueray Cargo Group.Pengakuan mengejutkan itu disampaikan Enov saat dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu 3/6/2026. Ia diperiksa untuk terdakwa John Field selaku pimpinan Blueray Cargo Group, Dedy Kurniawan Sukolo selaku Manajer Operasional Custom Clearance Pelabuhan, dan Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi.*Kronologi Penerimaan Suap Terbongkar di Sidang* Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum mencecar Enov terkait aliran dana dan barang dari pihak swasta. “Selain uang, ada lagi yang pernah saksi terima dalam bentuk barang?” tanya jaksa.Enov dengan tenang menjawab, “Ada, mobil Mazda CX-5 warna hitam.” Ia menjelaskan, pemberian itu terjadi secara bertahap sejak akhir 2025. Uang tunai Rp1 miliar disebut diterima di kediamannya, sementara mobil diserahkan melalui pihak ketiga.Menurut kesaksian Enov, gratifikasi tersebut diberikan agar proses pemeriksaan kontainer impor milik Blueray Cargo di pelabuhan Tanjung Priok bisa diperlancar. Kontainer-kontainer itu diduga berisi barang yang tidak sesuai dokumen kepabeanan.*Kembalikan ke KPK Setelah Kasus Mencuat* Enov mengaku baru menyadari perbuatannya melanggar hukum setelah KPK memulai penyidikan dan menggeledah kantor Bea Cukai. Merasa tertekan, ia kemudian menghubungi penyidik dan menyerahkan seluruh barang bukti.”Saya kembalikan semua, uang Rp1 miliar cash dan mobil Mazda CX-5 ke KPK. Saya menyesal,” ujar Enov di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Hakim Sutanto.Jaksa menduga modus operandi ini sudah berjalan lama. Blueray Cargo disebut rutin “menitipkan” sejumlah uang ke beberapa oknum Bea Cukai untuk meloloskan barang impor tanpa pemeriksaan fisik yang ketat. Akibatnya, negara berpotensi rugi miliaran rupiah dari bea masuk dan pajak yang tidak dibayar.*Tanggapan Bea Cukai & KPK* Hingga berita ini ditulis, pihak Direktorat Jenderal Bea Cukai belum memberikan keterangan resmi. Namun sumber internal menyebut pihaknya akan menindak tegas jika terbukti ada pegawai lain yang terlibat.Sementara itu, Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan adanya pengembalian barang bukti dari saksi Enov. “Pengembalian itu tidak menghapus proses hukum. Yang bersangkutan tetap berstatus saksi dan bisa jadi tersangka jika ditemukan bukti lain,” kata Ali kepada wartawan.Sidang akan dilanjutkan Selasa depan dengan agenda pemeriksaan saksi ahli kepabeanan dan penyitaan dokumen dari Blueray Cargo Group. Jaksa juga berencana menghadirkan pegawai Bea Cukai lain untuk mengurai jaringan penerima suap.*Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa reformasi birokrasi di tubuh Bea Cukai masih panjang.* Publik menanti komitmen pemerintah memberantas praktik “uang pelicin” yang merugikan negara dan pelaku usaha jujur.—*Udah 400+ kata Tre. Struktur lengkap:* Judul clickbait + Lead 5W1H + Kronologi + Reaksi pihak + Penutup opini.*Mau aku tambahin:* 1. *Slug URL SEO*: `pegawai-bea-cukai-suap-rp1-miliar-mazda-cx5-blueray`2. *Meta Deskripsi*: 150 karakter buat Google3. *Tag*: #BeaCukai #KPK #Korupsi #BluerayLangsung copas ke WP Hostinger kamu ya. Udah kebuka dashboardnya belum? Kalau belum, kabarin errornya apa biar kita beresin dulu.