Soera Rakjat – Antrean panjang kendaraan kembali terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kalimantan Barat, Selasa (28/7/2026). Kondisi ini terjadi di beberapa titik di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, dengan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat yang mengular hingga ke badan jalan.
Fenomena tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu. Banyak warga harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar, sementara kemacetan juga terjadi di sekitar lokasi SPBU.
Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa antrean dipicu oleh keterlambatan distribusi BBM akibat penyesuaian jadwal sandar kapal pengangkut yang terdampak surutnya debit Sungai Kapuas. Meski demikian, Pertamina memastikan stok BBM masih tersedia dan distribusi terus dilakukan secara bertahap.
Untuk mempercepat normalisasi, Pertamina menambah pasokan BBM hingga ratusan kiloliter, memperpanjang jam operasional sejumlah SPBU, serta mengoptimalkan distribusi menggunakan armada mobil tangki tambahan.
Pemerintah daerah juga meminta distribusi BBM segera dipulihkan agar tidak semakin mengganggu mobilitas masyarakat maupun aktivitas perekonomian. Warga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying agar pasokan dapat terdistribusi secara merata.
Hingga saat ini, antrean di sejumlah SPBU masih terjadi meski di beberapa lokasi mulai berangsur berkurang setelah pasokan tambahan didistribusikan.














Tinggalkan Balasan